-다고 치다

Misalkan Saja, Anggaplah

Level 3Terdengar seperti dago chida

-다고 치다 berarti 'mari kita asumsikan' atau 'misalkan saja'. Kamu menggunakannya untuk membuat situasi hipotetis guna membicarakan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Cara kerjanya

-다고 치다 adalah ungkapan yang berguna untuk membuat skenario hipotetis atau membuat asumsi demi sebuah diskusi. Secara harfiah, ini berarti 'menganggapnya seperti yang dikatakan bahwa...' atau 'menganggapnya sebagai...'. Pola ini memungkinkan pembicara untuk melanjutkan percakapan dengan menerima suatu premis untuk sementara waktu.

Aturan Konjugasi:
Pola ini menggunakan bentuk dasar dari kata kerja atau kata sifat, digabungkan dengan penanda kutipan -다고.

1. Kata Kerja: Akar kata kerja + -는다고 치다

  • 가다 → 간다고 치다 (Katakanlah seseorang pergi)
  • 먹다 → 먹는다고 치다 (Katakanlah seseorang makan)

2. Kata Sifat: Akar kata sifat + -다고 치다

  • 비싸다 → 비싸다고 치다 (Katakanlah itu mahal)
  • 좋다 → 좋다고 치다 (Katakanlah itu bagus)

3. Kata Benda (이다/아니다):

  • Kata benda berakhiran vokal + -라고 치다 (contoh, 의사 → 의사라고 치다)
  • Kata benda berakhiran konsonan + -이라고 치다 (contoh, 학생 → 학생이라고 치다)
  • Untuk 아니다: 아니라고 치다

4. Tense (Bentuk Waktu):

  • Masa Lalu: -았/었다고 치다 (contoh, 이겼다고 치다 - Katakanlah kita menang)
  • Masa Depan: -ㄹ 거라고 치다 (contoh, 올 거라고 치다 - Mari kita asumsikan mereka akan datang)

Pola ini sering digunakan saat merencanakan, berdebat, atau mempertimbangkan berbagai kemungkinan. Pembicara tidak selalu mengklaim bahwa asumsi tersebut benar, melainkan mengeksplorasi implikasinya.

Contoh (4)

  1. 하루에 10만 원을 번다고 쳐도 한 달이면 300만 원이에요.

    Bahkan jika kita asumsikan kamu berpenghasilan 100.000 won sehari, itu berarti 3 juta won sebulan.

    Kata demi kata: Per hari 100.000 won berpenghasilan-asumsikan-bahkan jika, dalam satu bulan 3 juta won itu.

    Contoh ini menggunakan asumsi (berpenghasilan 100.000 won sehari) untuk menghitung total bulanan.

  2. 그 사람이 범인이라고 칩시다. 그럼 증거는 어디에 있습니까?

    Mari kita asumsikan orang itu adalah pelakunya. Lalu di mana buktinya?

    Kata demi kata: Orang itu adalah pelakunya-mari kita asumsikan. Lalu bukti di mana itu?

    Di sini, sebuah asumsi dibuat ('orang itu adalah pelakunya') untuk menanyakan pertanyaan lanjutan tentang konsekuensi dari asumsi tersebut.

  3. 백번 양보해서 네 말이 맞다고 치자. 그래도 이건 너무 심하잖아.

    Mengalah seratus kali pun, katakanlah kamu benar. Tetap saja, ini terlalu berlebihan.

    Kata demi kata: Seratus kali mengalah, kata-katamu benar-katakanlah. Tetap saja ini terlalu parah.

    Ini menunjukkan bagaimana -다고 치다 dapat digunakan untuk mengalah dalam sebuah argumen guna menyampaikan poin yang lebih besar dan kontras.

  4. 비행기 표가 매진됐다고 치고, 기차로 가는 건 어때요?

    Mengasumsikan tiket pesawat sudah habis terjual, bagaimana kalau pergi naik kereta?

    Kata demi kata: Tiket pesawat sudah habis terjual-mengasumsikan, dengan kereta pergi hal bagaimana itu?

    Ini digunakan untuk perencanaan darurat, membuat asumsi tentang potensi masalah (tiket habis terjual) untuk mengusulkan alternatif.

Kesalahan umum

  • Membingungkan -다고 치다 dengan pengandaian sederhana -면 (jika).

    내일 비가 오면 치고, 영화 보러 가자.
    내일 비가 온다고 치고, 다른 계획을 세우자.

    -다고 치다 membutuhkan klausa kutipan penuh sebelumnya (contoh, 비가 온다 + 고 치다). Pola ini membuat asumsi yang disengaja untuk diskusi. -면 adalah pengandaian umum yang melekat langsung pada akar kata kerja/kata sifat (contoh, 비가 오면). Meskipun 비가 오면 영화 보러 가자 (Jika hujan, ayo pergi menonton film) adalah kalimat yang valid, kamu tidak bisa mencampur -면 dan 치다 seperti pada contoh yang salah. -다고 치다 digunakan untuk 'mengasumsikan' suatu situasi, sedangkan -면 digunakan untuk 'jika' suatu situasi terjadi.

Cara pola ini terhubung

Pelajari ini dulu

Kata dalam pola ini

-다고