-습니다만

Tetapi, Namun (Formal)

Level 3Terdengar seperti seupnidaman

-습니다만 adalah akhiran formal yang digunakan untuk menghubungkan dua ide yang berlawanan, mirip dengan 'tetapi' atau 'namun'. Akhiran ini juga digunakan untuk mengawali topik atau membuat permintaan dengan sopan.

Cara kerjanya

-습니다만 adalah akhiran penghubung formal yang digunakan untuk menyatakan pertentangan atau memberikan pengantar yang sopan ke poin utama. Akhiran ini sering digunakan dalam lingkungan bisnis, presentasi, atau saat berbicara dengan seseorang yang berstatus lebih tinggi.

Cara menggunakan:
Akhiran ini menempel pada bentuk dasar kata kerja, kata sifat, atau kata benda dengan 이다.

  • Untuk bentuk dasar kata kerja/sifat yang berakhiran konsonan, tambahkan -습니다만.
    - contoh, 좋다 (bagus) → 좋 + 습니다만 → 좋습니다만
    - contoh, 먹다 (makan) → 먹 + 습니다만 → 먹습니다만
  • Untuk bentuk dasar kata kerja/sifat yang berakhiran vokal, tambahkan -ㅂ니다만.
    - contoh, 가다 (pergi) → 가 + ㅂ니다만 → 갑니다만
    - contoh, 죄송하다 (maaf) → 죄송하 + ㅂ니다만 → 죄송합니다만
  • Untuk kata benda, tambahkan -입니다만.
    - contoh, 학생 (murid) → 학생 + 입니다만 → 학생입니다만

Penggunaan Utama:
1. Menyatakan Pertentangan: Menghubungkan dua klausa di mana klausa kedua berlawanan dengan yang pertama. Ini adalah bentuk formal dari -지만.
- contoh, 회의는 끝났습니다만 아직 할 일이 남았습니다. (Rapat sudah selesai, tetapi masih ada pekerjaan yang tersisa.)

2. Pengantar Sopan / Penghalus: Sering digunakan untuk memperhalus permintaan, pertanyaan, atau pernyataan yang mungkin sulit. Berfungsi sebagai pembuka yang sopan.
- contoh, 죄송합니다만, 잠시 시간 좀 내주실 수 있습니까? (Maaf, tetapi bisakah Anda meluangkan waktu sebentar?)
- Dalam penggunaan ini, sering diterjemahkan menjadi 'Permisi, tetapi...' atau 'Saya menyadari bahwa..., tetapi...'.

Dibandingkan dengan -ㄴ/는데, -습니다만 jauh lebih formal dan digunakan dalam tingkat tutur 하십시오체 (sangat formal dan sopan).

Contoh (5)

  1. 디자인은 좋습니다만 가격이 좀 비쌉니다.

    Desainnya bagus, tetapi harganya sedikit mahal.

    Kata demi kata: Desainnya bagus tetapi harganya sedikit mahal.

  2. 죄송합니다만, 다시 한번 설명해 주시겠습니까?

    Maaf, tetapi bisakah Anda menjelaskannya sekali lagi?

    Kata demi kata: Saya minta maaf tetapi, sekali lagi bisakah Anda menjelaskan?

    Di sini, '죄송합니다만' digunakan sebagai cara yang sopan untuk mengawali permintaan, sehingga memperhalus kesan memaksa.

  3. 전화 드렸습니다만 안 받으시더군요.

    Saya meneleponmu, tetapi kamu tidak menjawab.

    Kata demi kata: Saya memberi panggilan tetapi kamu tidak menerima.

  4. 열심히 공부했습니다만 시험에 떨어졌습니다.

    Saya belajar dengan giat, tetapi saya gagal dalam ujian.

    Kata demi kata: Dengan rajin saya belajar tetapi saya gagal ujian.

  5. 실례입니다만, 지금 몇 시인지 알 수 있습니까?

    Permisi, tetapi bisakah Anda memberi tahu saya jam berapa sekarang?

    Kata demi kata: Ini adalah ketidaksopanan tetapi, sekarang jam berapa bisakah saya tahu?

    Mirip dengan '죄송합니다만', '실례입니다만' adalah ungkapan tetap yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan dengan sopan kepada orang asing. Ungkapan ini dibentuk dari kata benda 실례 (ketidaksopanan) + 입니다만.

Kesalahan umum

  • Menggunakan -습니다만 dalam konteks santai atau informal.

    이거 좋습니다만, 너도 먹을래?
    이거 맛있지만, 너도 먹을래?

    -습니다만 adalah akhiran formal. Mencampurnya dengan akhiran informal -ㄹ래 akan terdengar tidak alami. Untuk situasi informal, gunakan -지만.

  • Tertukar dengan aturan penambahan untuk bentuk dasar vokal/konsonan.

    가습니다만...
    갑니다만...

    Untuk bentuk dasar yang berakhiran vokal seperti 가-, kamu harus menambahkan -ㅂ니다만, bukan -습니다만.

Cara pola ini terhubung

Pelajari ini dulu

Kata dalam pola ini

-습니다만