-나 (대조)
Tetapi, Namun
-나 adalah akhiran penghubung yang digunakan untuk menghubungkan dua klausa dengan hubungan yang bertentangan. Klausa pertama menyajikan sebuah fakta, dan klausa kedua menyajikan hasil yang tidak terduga atau berlawanan.
Cara kerjanya
-(으)나 adalah akhiran penghubung formal yang menyatakan pertentangan atau perlawanan antara dua klausa. Fungsinya mirip dengan 'tetapi', 'namun', atau 'meskipun' dalam bahasa Indonesia. Klausa pertama, yang berakhiran -(으)나, membuat pernyataan yang diterima sebagai kebenaran (sebuah pengakuan), tetapi klausa kedua memperkenalkan hasil atau situasi yang bertentangan dengan apa yang mungkin diharapkan dari klausa pertama.
Konjugasi:
- Kata Kerja/Kata Sifat yang berakhiran huruf hidup (vokal) atau ㄹ: Bentuk dasar + 나
- 가다 (pergi) → 가나 (pergi, tetapi...)
- 예쁘다 (cantik) → 예쁘나 (cantik, tetapi...)
- 만들다 (membuat) → 만드나 (membuat, tetapi...) - Kata Kerja/Kata Sifat yang berakhiran huruf mati (konsonan): Bentuk dasar + 으나
- 먹다 (makan) → 먹으나 (makan, tetapi...)
- 좋다 (bagus) → 좋으나 (bagus, tetapi...) - Bentuk Lampau: Lekatkan pada bentuk dasar lampau -았/었- + 으나
- 먹었다 (sudah makan) → 먹었으나 (sudah makan, tetapi...)
- 공부했다 (sudah belajar) → 공부했으나 (sudah belajar, tetapi...)
Perbandingan dengan bentuk pertentangan lainnya:
- vs. -지만: Keduanya berarti 'tetapi'. -(으)나 lebih formal dan sastrawi. -지만 adalah bentuk standar dan serbaguna yang digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan.
- vs. -ㄴ/는데: -ㄴ/는데 dapat menunjukkan pertentangan, tetapi sering kali lebih halus dan digunakan untuk memberikan informasi latar belakang. -(으)나 menyajikan pertentangan yang lebih langsung dan tajam.
Karena nuansanya yang formal dan sedikit kaku, -(으)나 kurang umum digunakan dalam percakapan santai.
Contoh (5)
- 그 옷은 디자인이 예쁘나 가격이 너무 비싸다.
Gaun itu memiliki desain yang cantik, tetapi harganya terlalu mahal.
Kata demi kata: Desain pakaian itu cantik tetapi harga terlalu mahal.
- 여러 번 전화했으나 아무도 받지 않았다.
Saya menelepon beberapa kali, tetapi tidak ada yang menjawab.
Kata demi kata: Beberapa kali saya menelepon tetapi tidak ada yang menerima.
- 그는 나이는 어리나 생각이 깊다.
Dia masih muda, tetapi dia sangat bijaksana (pemikirannya dalam).
Kata demi kata: Dia umur muda tetapi pemikiran dalam.
- 비는 그쳤으나 바람은 계속 불고 있다.
Hujan sudah reda, tetapi angin masih bertiup.
Kata demi kata: Hujan berhenti tetapi angin terus bertiup.
- 최선을 다했으나 결과는 좋지 않았다.
Saya sudah melakukan yang terbaik, tetapi hasilnya tidak bagus.
Kata demi kata: Usaha terbaik saya lakukan tetapi hasil tidak bagus.
Kesalahan umum
Cara pola ini terhubung
Pelajari ini dulu
Pola terkait
- -지만Tetapi
-지만 adalah cara paling umum dan netral untuk mengungkapkan 'tetapi'. Meskipun -(으)나 bersifat formal dan sastrawi, -지만 dapat digunakan di hampir semua situasi, baik lisan maupun tulisan.
Level 1 - -ㄴ/는데Info Latar Belakang, Tapi
-ㄴ/는데 adalah akhiran yang sangat serbaguna yang dapat menunjukkan pertentangan, tetapi sering kali lebih halus daripada -(으)나. Akhiran ini sering digunakan untuk memberikan informasi latar belakang atau mengatur suasana sebelum klausa utama, yang mungkin bersifat bertentangan.
Level 3 - -더라도Bahkan Jika, Meskipun
-더라도 berarti 'bahkan jika' atau 'walaupun' dan digunakan untuk situasi pengandaian. Ini berkaitan dengan -(으)나 karena keduanya melibatkan pengakuan, tetapi -(으)나 membedakan dua fakta yang sebenarnya, sedangkan -더라도 membedakan kondisi pengandaian dengan tindakan yang dihasilkannya.
Level 4 - -아/어도Bahkan Jika, Terlepas Dari
Mirip dengan -더라도, -아/어도 berarti 'bahkan jika' atau 'terlepas dari'. Ini menetapkan kondisi yang tidak memengaruhi hasil di klausa utama. Perbedaan utamanya adalah -(으)나 menghubungkan dua pernyataan faktual, sedangkan -아/어도 menghubungkan sebuah kondisi (yang mungkin faktual atau tidak) dengan hasil yang tidak berubah.
Level 2